4 Pahala Saat Berbuka

4 Pahala Saat Berbuka

Berbuka puasa adalah waktu yang sangat membahagiakan. Setelah seharian berpuasa, menahan lapar dan dahaga, inilah waktunya untuk makan dan minum. Nah, Rasulullah memberikan contoh dan adab-adab dalam berbuka puasa. Jika kita mengamalkannya, insyaallah, kita akan mendapatkan kebaikan dan pahala dari Allah Ta’ala.

Menyegerakan berbuka puasa

Segeralah berbuka setelah waktu maghrib tiba. Berbuka tidak perlu menunggu berakhirnya kumandang adzan, atau menunggu shalat Maghrib selesai.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum menunaikan shalat Maghrib, sebagaimana diceritakan oleh Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّىَ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya berbuka dengan rothb (kurma basah) sebelum menunaikan shalat.” (HR. Abu Daud no. 2356 dan Ahmad 3/164, hasan shahih)

Ucapkanlah ‘bismillah’ sebelum makan

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِىَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِى أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ

“Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala (yaitu membaca ‘bismillah’). Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: “Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”.” (HR. Abu Daud no. 3767 dan At Tirmidzi no. 1858, hasan shahih)

Berdo’a ketika berbuka

Berdoa dengan doa yang dicontohkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا أَفْطَرَ قَالَ « ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ ».

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika telah berbuka mengucapkan: ‘Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah (artinya: Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah)’.” (HR. Abu Daud no. 2357, hasan).

Doa ini dibaca setelah berbuka. Sebelum minum atau makan, kita membaca ‘bismillah’. Lalu minum seteguk air, kemudian ucapkan do’a ‘dzahabazh zhoma-u …’.

Berdoa sesudah makan.

Sesudah makan, jangan lupa untuk bersyukur dan berdoa kepada Allah.

Dari Mu’adz bin Anas, dari ayahnya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَكَلَ طَعَامًا فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَطْعَمَنِى هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّةٍ. غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barang siapa yang makan makanan kemudian mengucapkan: “Alhamdulillaahilladzii ath’amanii haadzaa wa rozaqoniihi min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin” (Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini, dan merizkikan kepadaku tanpa daya serta kekuatan dariku), maka diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Tirmidzi no. 3458, hasan)

 

Yuk, kita amalkan agar puasa Ramadhan kita semakin sempurna!