Ar Rahman, Maha Penyayang Semua Makhluk

Ar Rahman, Maha Penyayang Semua Makhluk

Allah menciptakan alam semesta dan isinya. Allah mengatur letak bintang, perputaran planet, dan benda-benda angkasa. Allah pula yang mengatur semua yang ada di bumi. Angin, cuaca, aktivitas bumi, manusia, hewan dan tetumbuhan berada dalam aturan Allah Ta’ala.

Allah menyayangi semua ciptaan-Nya. Allah menyayangi tetumbuhan dengan menurunkan hujan dan mengatur aliran air serta mengatur panas matahari. Memang ada sebagian tumbuhan yang mati kekeringan atau kepanasan, namun semua itu adalah siklus hidup. Dalam hidup, ada tumbuhan yang tumbuh dan ada yang mati.

Allah menyayangi semua jenis hewan. Menyediakan makanan bagi mereka baik berupa rumput, dedaunan, tanaman, maupun daging sesama hewan. Semuanya teratur secara adil. Rumput dan dedaunan dimakan oleh serangga, tapi jumlah daun lebih banyak dari serangga. Serangga dimakan hewan pemakan serangga seperti katak dan ular, tapi jumlah serangga lebih banyak dari pemakannya. Katak dan ular dimakan hewan yang lebih besar seperti musang dan singa, tapi jumlah hewan besar sangat sedikit, jadi tidak mungkin habis.

Allah juga sangat menyayangi manusia. Allah memberikan ilmu dan kepandaian kepada manusia agar mereka bisa menanam dan bekerja mencari rezeki. Allah juga telah memudahkan mereka agar bisa berlayar di laut bahkan terbang di udara. Dan bukti kasih sayang Allah yang paling besar bagi manusia adalah kitab suci yang diturunkan sebagi petunjuk bagi manusia.

Kitab suci diturunkan kepada para Rasul. Kitab-kitab suci dan juga wahyu-wahyu Allah kepada Nabi berisi tentang hidayah (petunjuk) menuju jalan yang benar. Syariat Allah dalam kitab suci mengajarkan akhlak, keyakinan dan bagaina caranya menjalani hidup agar diridhai oleh Allah dan tidak terjebak bujuk rayu setan.

Itulah rahmat Allah. Allah Maha Penyayang (Ar-Rahman). Kalau Allah tidak sayang kepada manusia, Allah akan membiarkan manusia dalam kesesatan dan akhirnya mendapat hukuman. Sayangnya, tidak semua manusia mau menerima tanda sayang dari Allah ini. Ada sebagian manusia yang menolak hidayah dari Allah dan memilih mengikuti ajaran setan. Nau’udzubillah min dzalik. Semoga kita dijauhkan dari setan dan balatentaranya.

 

BACA JUGA: ORANG FASIK YANG SUKA BERBUAT DOSA