Bangau Tongtong Bangau Besar yang Bisu

bangau tongtong

Bangau tongtong (Leptoptilos javanicus) tergolong jenis bangau berukuran besar, dengan leher dan kaki yang panjang. Tinggi burung dewasa dapat mencapai 100 cm, dan rentang sayap 200 cm.

Bagian atas tubuh dan sayapnya berwarna hitam. Sedangkan bagian perut, kalung leher, dan bagian bawah ekor berwarna putih. Burung muda warnanya lebih kusam daripada burung dewasa.

Ciri khas bangau tongtong

Ciri khas bangau tongtong adalah kepala dan lehernya yang botak, dengan bulu kapas putih halus pada mahkotanya. Paruhnya berwarna pucat, panjang, tebal dan sedikit melengkung. Sekilas, wajah burung tong tong terlihat seperti orang tua yang keriput dan botak, namun kekar dan kuat.

Bangau tongtong hidup di daerah perairan, seperti rawa-rawa, tambak, persawahan, dan sekitar pantai. Dengan paruhnya yang besar, mereka berburu ikan, katak, serangga, cacing, burung kecil, dan mamalia kecil untuk dimakan.

Bangau tongtong senang hidup meyendiri. Namun, saat musim berkembang biak, mereka membentuk koloni. Satu koloni terdiri beberapa pasang bangau. Tiap-tiap pasangan membangun sarangnya sendiri. Sarangnya terbilang besar dengan diameter lebih dari satu meter.

Bangau tongtong tidak memiliki syrinx, atau pita suara. Sehingga mereka tidak bisa berkicau, alias bisu. Mereka hanya bisa membuat suara seperti mencicitkan paruhnya atau mendesis, saat berada di dalam sarangnya.

Bangau tongtong tersebar di India bagian Timur, Nepal, Sri Lanka, Bangladesh, Myanmar, Thailand, Vietnam, Malaysia, Laos, Singapore, Indonesia, dan Kamboja.

 

BACA JUGA:  Baning Cokelat, Kura-kura Besar yang Langka