Belajar Bermain Egrang – Pengalamanku

Bermain EgrangAku kelas lima. Aku bersekolah di SD Al-Kuttab Gedawang. Suatu hari, ustadz memiliki mainan baru yang bernama egrang. Semua temanku ingin mencoba bermain egrang. Termasuk aku. Aku sangat ingin bermain egrang dengan lancar.

Saat di rumah aku bercerita tentang permainan baru dan seru kepada Abiku. Kebetulan belakang rumahku banyak pohon bambu. Kemudian Abiku membuatkan egrang untuk aku dan adikku. Aku senang sekali karena mempunyai egrang. Setelah jadi egrangnya, aku dan adikku bermain egrang di depan rumah.

Aku mulai bisa bermain egrang dengan lancar dan adikku pun sama sepertiku. Di sekolah aku dan adikku yang lebih lancar di antara teman-temanku. Oleh teman-temanku aku dan adikku dijuluki sebagai “Master Egrang”.

Kata Ummiku segala sesuatu kalau sering berlatih dan dikerjakan akan lebih cepat berhasil. Begitu juga kalau ingin menjadi hafidz Qur`an harus sering-seringlah membaca Qur`an.

Baca juga : Bilqis di mana? – Pengalamanku

Shofiyah Al-Izzah

Kls. 5 SD Al-Kuttab, Gedawang
Semarang