Belajar itu Menyenangkan

Belajar itu MenyenangkanBelajar itu Menyenangkan – Masa-masa ujian sekolah telah tiba. Ada Ujian Nasional untuk kelas enam, ada ujian kenaikan kelas untuk kelas satu sampai kelas lima. Berarti, sebentar lagi ada yang lulus sekolah, ada yang naik kelas. Insyaallah, tidak ada yang tinggal kelas, atau tidak lulus.

Kamu sudah mempersiapkan diri untuk menempuh ujian, kan? Ya, kakak berharap kalian semua sudah siap tempur. Bersemangaaat…!

Eh, ada yang bertanya, ujian itu untuk apa, sih? Kenapa harus ada ujian? Kan, susah mengerjakan soal-soalnya!

Ulangan atau ujian yang diadakan sekolah untuk mengukur kemampuan kamu. Sudah siapkah kamu menempuh pelajaran di kelas yang lebih tinggi, atau harus mengulang setahun lagi di kelas yang sama.

Nah, agar mudah menghadapi ujian, kamu mesti rajin belajar. Mengulang pelajaran yang sudah diajarkan bapak dan ibu guru, ustadz dan ustadzah di sekolah. Membaca. Menghafal.

Kamu harus belajar dengan sungguh-sungguh, bersemangat. Karena, semua teman-temanmu juga bersemangat belajar. Semua bersiap diri. Semua ingin berprestasi. Jangan sampai kamu kalah, ya!

Kawan, belajar memang butuh kesabaran, perlu ketekunan, dan harus istiqomah, terus-menerus. Memang, kadang-kadang terasa bosan dan malas. Saat itulah, kamu harus memompa lagi semangatmu.

Baca juga :  Tetap Semangat Beramal Shalih

Ada beberapa cara agar kamu tidak lekas bosan dalam belajar.

Pertama, aturlah waktu belajarmu.

Satu atau dua jam setiap hari. Usai magrib hingga isya, lalu lanjut hingga jam 8 malam. Sedikit waktu, tapi rutin setiap hari. Itu lebih baik daripada belajar lama, tapi hanya sesekali.

Saat berangkat sekolah naik sepeda atau diantar ayah, bisa kamu gunakan untuk mengulang hafalan. Juga saat perjalanan pulang sekolah. Saat jam istirahat, bisa kamu gunakan untuk bermain sejenak. Atau, baca-baca buku di perpustakaan. Asyik, lho!

Para ulama jaman dulu sangat disiplin dalam memanfaatkan waktu. Mereka bisa menulis dan membaca saat dalam perjalanan. Mereka bisa membaca Al-Qur`an dan menghafal hadits setiap saat. Waktu makannya sangat sebentar. Mandi pun tak berlama-lama. Waktu sangat berharga bagi mereka. Setiap waktu, pasti diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah.

Kedua, belajarlah dalam suasana yang tenang.

Agar kamu bisa berkonsentrasi. Biasakan merapikan tempat belajarmu. Letakkan peralatan sekolah pada tempatnya. Sehingga, saat belajar kamu tidak direpotkan mencari pensil, penghapus, atau buku dan penggaris.

Ketiga, belajar bisa juga sambil bermain.

Malah lebih menyenangkan, dan kamu bisa lebih memahami pelajaran. Jika mata sudah lelah membaca, atau tangan sudan capek menulis. Bolehlah sesekali belajar sambil bermain. Misalnya, belajar berhitung bisa menggunakan kelereng, karet gelang, kerikil. Belajar penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian dengan permainan pasti lebih menyenangkan. Ajaklah ayah atau ibumu untuk bermain bersamamu. Pasti mereka mau.

Saat berjalan-jalan, lihatlah sekelilingmu. Pasti banyak tulisan yang bisa kamu baca. Ada papan nama toko, papan iklan, petunjuk arah lalulintas, dan sebagainya. Bacalah tulisan-tulisan itu. Jika belum tahu, tanyakan pada ayah atau ibumu. Lakukan setiap waktu, maka kamu akan terbiasa membaca.

Banyak lagi cara belajar yang lebih menyenangkan. Tebak-tebakan kata untuk belajar bahasa inggris atau bahasa arab. Melakukan percobaan sains sederhana.

Pokoknya, tidak ada alasan untuk malas belajar. Pilihlah cara belajar yang menurutmu mudah dan menyenangkan. Lakukan setiap hari, meskipun sebentar. Insyaallah, kamu akan mudah memahami pelajaran-pelajaran di sekolah.
Yuk, lakukan mulai sekarang!