Berbuka Puasa Sebelum Waktunya

Berbuka Puasa Sebelum Waktunya

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ustadz, saya mau bertanya. Saya sedang shaum. Tapi, menjelang maghrib, sekita 5 atau 10 menit, saya mendapatkan haidh. Apakah shaum saya batal atau masih bisa dilanjutkan? Tolong berikan penjelasannya ya Ustadz.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dinda Yerita

Lombok Barat, NTB

 

jawab :

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

Puasa merupakan ibadah yang banyak pahalanya bahkan tidak terbatas, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Seluruh amalan manusia akan dilipatgandakan, satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan bahkan sampai tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman, “Kecuali shaum, sesungguhnya shaum itu untuk Ku dan Aku yang akan memberikan balasannya.” (HR. Muslim)

Adik adik yang shaleh dan shalihah perlu mengetahui apa yang bisa membatalkan puasa, diantaranya adalah; makan dan minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja dan haidh. Ketiga hal itu jika dilakukan ( atau datang haidh) meskipun satu menit sebelum matahari terbenam atau (masuk waktu maghrib) maka puasanya menjadi batal dan tidak sah.

Haidh termasuk halangan atau udzur bagi serorang wanita muslimah, sehingga ketika haidh datang maka mereka tidak diwajibkan berpuasa, bahkan dosa hukumnya bila seorang wanita haidh berpuasa. Ibu kita ‘Aisyah radhiallahu’anha pernah berkata, “Kami mengalami haidh pada zaman Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, maka kami diperintahkan untuk mengqadha puasa(mengganti puasa yang batal karena haidh di hari yang lain ketika suci dari haidh) dan kami tidak diperintahkan untuk mengqadha shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Laki laki tidak sama dengan wanita, Allah mentakdirkan bagi wanita untuk didatangi masa haidh, dan ketika masa ini datang berarti ini adalah tadkir Allah bagi wanita. Menerima takdir Allah adalah jalan terbaik dan tentunya tetap husnudzan (berprasangka baik) kepada Allah.