Bertasbih Memuji Allah

Bertasbih Memuji Allah

Allah Subhanahu wata’ala berfirman yang artinya :

“Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.” (QS. Al Ahzab: 41-42)

Dzikir adalah amalan yang mulia. Allah Ta’ala memerintahkan hamba-Nya yang mukmin untuk beribadah dengan banyak berdzikir, mengingat dan menyebut Asma Allah yang mulia. Mukmin yang banyak berdzikir akan mendahului mukmin yang lain dalam kebaikan, lisannya selalu sibuk dengan berdzikir sehingga bisa terhindar dari perkataan yang sia-sia atau perkataan yang berdosa.

Abu Hurairah Radhiallahu anhu pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

سَبَقَ الْمُفَرِّدُوْنَ قَالُوْا: وَمَا الْمُفَرِّدُوْنَ يَا رَسُوْلَ اللهِ ؟ قَالَ: اَلذَّاكِرُوْنَ اللهَ كَثِيْرًا وَالذَّاكِرَاتُ

“Al-Mufarridun telah mendahului.” Para sahabat berkata, “Siapakah al-Mufarridun itu wahai Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “(mereka adalah) Kaum laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir kepada Allah.” (HR. Muslim)

Perbanyak Bertasbih

Selain terhindar dari perkataan yang sia sia dan dosa, seorang muslim yang banyak berdzikir akan mendapatkan pahala yang sangat besar dan mendapat pengampunan Allah atas dosa-dosa yang pernah dilakukan.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ ,قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ وَحِينَ يُمْسِي سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ لَمْ يَأْتِ أَحَدٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلَّا أَحَدٌ قَالَ مِثْلَ مَا قَالَ أَوْ زَادَ عَلَيْهِ

Dari Abu Hurairah dia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Barang siapa, diwaktu pagi dan sore, berdzikir; Subhaanallaah wa bi hamdihi (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya) sebanyak seratus kali, maka pada hari kiamat tidak ada orang lain yang melebihi pahalanya kecuali orang yang juga pernah mengucapkan bacaan seperti itu atau lebih dan itu.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat yang lain disebutkan,

“…Barang siapa membaca Subhaanallaah wa bi hamdihi (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya) seratus kali dalam sehari, maka dosanya akan dihapus, meskipun sebanyak buih lautan.” (HR. Muslim)

Dari Mush’ab bin Sa’d Telah menceritakan kepadaku Bapakku dia berkata; “Kami pernah berada di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Setelah itu beliau bertanya: ‘Apakah mampu salah seorang dari kalian memperoleh seribu kebaikan dalam sehari? ‘ Lalu salah seorang dari para sahabat bertanya; ‘Ya Rasulullah, bagaimana mungkin seseorang akan mampu meraih seribu kebaikan dalam sehari? ‘ Rasulullah berkata: ‘Ketahuilah bahwa orang yang bertasbih seratus kali akan dicatat seribu kebaikan untuknya dan dihapus seribu kesalahan darinya.” (HR. Muslim)

mari berlomba-lomba untuk beribadah kepada Allah dengan banyak berdzikir kepadaNYa, semoga mendapatkan banyak pahala, dan dihapus segala kesalahan dan dosa.