Buah Amal Shalih

amal shalih

Saat itu aku dan ibu pergi ke pasar. Ibu tertarik melihat sebuah teko di pasar. Tapi ibu tidak membelinya karena ibu tidak punya uang cukup. Aku kasihan sama ibu, aku ingin membelikan teko itu untuk ibu.

Aku mulai menabung setiap hari. Uang jajanku aku tabung. Aku mencari uang tambahan dengan membantu kakek di kebun. Saat aku merasa uangnya sudah cukup, aku mengajak ayah ke pasar.

Di tengah perjalanan aku melihat seorang anak yang sedang mencari sesuatu di tempat sampah. Dia
memandang ke arahku, aku kasihan. Lalu aku berikan uangku kepadanya.

Aku sempat bingung, bagaimana teko bisa terbeli kalau uangnya sudah berkurang? Tapi, ternyata ayah tahu tujuanku. Ayah membelikan untukku teko yang ibu sukai dan satu set gelas. Itu semua untukku. Aku sangat senang. Tidak sia-sia usahaku kerasku menahan lapar untuk membeli teko itu.

Terima kasih ya Rabb, Engkau maha pemberi rizqi.

 

Ira Rahmawati

Dsn. Modo, Ds. Mlaras Rt.02/01, Sumobito,

Jombang, Jatim – 61483

BACA JUGA: SENYUM SEDEKAH