Ceres – Si Planet Kerdil

Kita mengenal delapan planet dalam tata surya matahari. Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnur, Uranus, dan Neptunus. Selain planet-planet tersebut, ada juga beberapa planet lainnya yang berukuran kecil. Planet mungil ini disebut planet kerdil (dwarf planet). Nah, planet kerdil yang terdekat dengan bumi adalah Ceres.

planet kerdil

Planet Ceres mengorbit di sabuk asteroid, yaitu antara orbit planet Mars dan Jupiter. Ceres adalah benda paling besar di sabuk asteroid. Bentuknya bulat. Diameternya sekira 950 kilometer, jauh lebih kecil dibandingkan ukuran bulan. Dari bumi, Ceres terlalu redup untuk dilihat dengan mata telanjang.

Pertama kali, Ceres diamati oleh Giuseppe Piazzi, astronom dari Italia, pada tanggal 1 Januari 1801. Sejak itu, banyak ahli astronomi yang tertarik meneliti Ceres.

planet kerdil

Ceres pernah dianggap sebagai planet maupun asteroid. Hingga pada tahun 2006, Persatuan Astronomi Internasional menggolongkan Ceres sebagai planet kerdil, bersama Pluto, Makemake, Eris, dan Haumea.

Baca Juga : Bahaya Sampah Plastik

Permukaan Ceres diperkiarakan terdiri dari es, air, tanah liat, dan berbagai mineral kering. Untuk meneliti Ceres, NASA meluncurkan Wahana Dawn pada 27 September 2007. Wahana ini mencapai Ceres tahun 2015 lalu, dan mulai mengirimkan gambar-gambar permukaan planet kerdil ini.