Doa Berbuka Puasa yang Benar – Tanya Ustadz

Doa Berbuka Puasa yang Benar - Tanya Ustadz

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ustadz, mau tanya. Bagaimana bunyi doa berbuka puasa yang dianjurkan Rasulullah. Saya bingung, di TPA saya diajari yang bunyinya “dzahabat zhoma’u…”, tapi di sekolah saya diajari yang “Allahumma laka shumtu…”

Jazakumullah khairan atas jawabannya.

Wssalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nurul Mujahidah

Grogol Sukoharjo

 

Jawab :

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh,

Dik Nurul yang shalihah, berdoa ketika berbuka puasa termasuk doa yang mustajab. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda; “Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa ketika dia berbuka, dan doa orang yang terzhalimi.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban).

Doa tergolong ibadah. Karenanya, harus sesuai dengan ajaran dari Rasulullah.

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam ketika berbuka puasa mengucapkan doa:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

“Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru in syaa Allah.”

Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.” (HR. Abu Daud, Di Shahihkan Al Albani)

Adapun doa , “Allahumma laka sumutu…”, adalah doa yang terdapat dalam riwayat Imam Abu Daud. Namun, haditsnya tergolong hadits yang dha’if atau lemah.

Jadi, hendaknya kita berdoa dengan doa yang dicontohkan Rasulullah, yaitu: “Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru in syaa Allah.”