Hari Kiamat itu Nyata

Hari Kiamat itu Nyata

Nabi Muhammad berdakwah di Makkah menghadapi para penyembah berhala. Para penyembah berhala tidak mengimani hari kiamat. Mereka percaya bahwa setelah mati, tidak akan ada kehidupan lagi. Tidak ada akhirat  dan tidak akan ada hari pembalasan.

Mereka yakin, setelah mereka mati, mereka akan jadi debu. Lalu debu itu diterbangkan angin dan musnah. Tidak ada alam kubur dan tidak ada hari kebangkitan. Itulah salah satu keyakinan jahiliyah.

Allah mengisahkan keimanan mereka ini dalam ayat:

وَقَالُوا مَا هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَا إِلَّا الدَّهْرُ وَمَا لَهُم بِذَلِكَ مِنْ عِلْمٍ إِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ (24) وَإِذَا تُتْلَى عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ مَّا كَانَ حُجَّتَهُمْ إِلَّا أَن قَالُوا ائْتُوا بِآبَائِنَا إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ (25) قُلِ اللَّهُ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يَجْمَعُكُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيبَ فِيهِ وَلَكِنَّ أَكَثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ (26)

Dan mereka berkata:”Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa”, dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja. (QS. 45:24)

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang jelas, tidak ada bantahan dari mereka selain dari mengatakan:”Datangkanlah nenek moyang kami jika kamu adalah orang-orang yang benar. (QS. 45:25)

Katakanlah:”Allah-lah yang menghidupkan kamu kemudian mematikan kamu, setelah itu mengumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya; akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.- (QS. 45:26)

Dakwah tentang Hari Kiamat

Nabi Muhammad berusaha mendakwahkan tauhid dan keimanan kepada hari Kiamat. Beliau mengabarkan bahwa setelah manusia mati akan ada alam kubur dan hari kebangkitan. Di alam kubur, manusia akan menunggu hari kiamat. Jika dia manusia yang beriman dan shalih, dia akan merasakan kenyamanan. Sebaliknya jika dia manusia yang kafir dan zhalim, dia akan merasakan kesengsaraan.

Lalu, kelak akan terjadi hari kiamat atau hari kebangkitan. Pada hari itu, manusia akan diberi balasan sesuai perbuatannya. Yang baik akan masuk surga dan yang jahat akan dihukum di neraka.

Orang-orang musyrik Makkah sangat tidak menyukai dakwah Nabi ini. Mereka menantang dan menghina ucapan nabi. Mereka tetp meyakini bahwa manusia hanya akan jadi debu dan tidak mungkin bisa hidup kembali. Bagaimana mungkin orang yang sudah menjadi debu bisa hidup kembali?

Dan mereka selalu mengatakan:”Apakah apabila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan kembali, (QS. 56:47)

apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (dibangkitkan pula) (QS. 56:48)

Tapi Nabi Muhammad membantah mereka. Beliau menyampaikan, jika Allah sanggup menciptakan, tentu Allah maha mampu menghidupkan kembali.

Demikianlah, orang-orang musyrik yang tidak beriman tetap tidak memercayai adanya hari Kiamat, padahal hari kiamat benar-benar akan terjadi