Iman dan Akhlak Yang baik

Iman dan Akhlak Yang baik

Rasulullah mempersaudarakan Abu Darda dengan Salman al Farisi. Abu Darda adalah seorang shahabat yang sangat sederhana dan menyukai kesederhanan. Dia juga sangat rajin beribadah. Adapun Salman adalah seorang sahabat yang baik akhlaknya dan bijaksana.

Suatu ketika, Salman melihat isteri Abu Darda’ tampak lusuh dan selalu mengenakan pakaian kerja. Dia tidak memakai baju yang rapi seperti wanita pada umumnya. Salman bertanya kepada Istri Abu Darda’, “Wahai Ummu Darda’ kenapa engkau berpakaian seperti itu?”

Ummu Darda` Radhiyallahu anha menjawab, “Saudaramu Abu Darda` Radhiyallahu anhu sedikit pun tidak perhatian terhadap istrinya. Di siang hari dia berpuasa dan di malam hari dia selalu shalat malam.”

Lantas datanglah Abu Darda` Radhiyallahu anhu dan menghidangkan makanan kepadanya seraya berkata, “Makanlah (wahai saudaraku), karena aku sedang berpuasa sunah.”

Salman Radhiyallahu anhu menjawab, “Aku tidak akan makan hingga engkau ikut makan.” Lantas Abu Darda` Radhiyallahu anhu pun ikut makan.

Tatkala malam telah tiba, Abu Darda` Radhiyallahu anhu pergi untuk mengerjakan shalat. Akan tetapi, Salman Radhiyallahu anhu menegurnya dengan mengatakan, “Tidurlah dulu.” Abu Darda’ pun menurut dan dia pun tidur.

Tak lama kemudian dia bangun lagi dan hendak shalat malam. Salman Radhiyallahu anhu berkata lagi kepadanya, “Tidurlah dulu.” Abu Darda’ pun menurut. Dan setelah malam sepertiga, Salman al Farisi bangun dan membangunkan Abu Darda’, “Nah sekarang shalatlah.” Lalu keduanya pun shalat malam.

Nasihat Salman

Setelah selesai shalat, Salman Radhiyallahu anhu berkata kepada Abu Darda` Radhiyallahu anhu, “Sesungguhnya Rabbmu mempunyai hak atas dirimu, badanmu mempunyai hak atas dirimu dan keluargamu (istrimu) juga mempunyai hak atas dirimu. Maka, tunaikanlah hak mereka.”

Begitulah keimanan para shahabat. Abu Darda sangat takut terhadap nasibnya diakhirat hingga ia beribadah dengan sangat giat sampai lupa istri dan kesehtannya. Dia selalu berpuasa dan selalu shalat malam. Salman al Farisi menasehati agar Abu Darda tetap menjaga kesehatan tubuhnya agar tidak puasa dan shalat terus menerus. Istri dan keluarganya juga harus diperhatikan. Salman mensehati Abu Darda dengan sangat lembut dan bijaksana.

Dan ketika Abu Darda menceritakan hal itu kepada Rasulullah, beliau SAW mengatakan, “Salman benar.”