Jalan kaki atau naik sepeda?

bersepedaAssalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Hai Adzkia apa kabarmu?, semoga baik baik saja.

O..ya perkenalkan namaku Danar Andria Wirawan, panggil saja Danar. Aku mau bertanya, tolong dijawab ya..

  1. Pahalanya banyak mana kalau ke masjid jalan kaki atau bersepeda
  2. Apakah anak kecil yang meninggalkan shalat jum’at akan mendapatkan dosa besar

Sebelumnya terimakasih, wassalamu’alaikum warahmatullah

Danar Andria Wirawan

Kelas 3 a MI Islamiyah Muhamadiyah

Jl. H. Agus Salim no 52 walikukun, Widodaren, Ngawi

Jawab :

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh

Alhamdulillah, semoga Allah memberikan semangat dan kemudahan kepada kita semua untuk selalu bisa shalat diawal waktunya dan berjamaah di masjid (bagi laki-laki).

Sahabat Ubay bin Ka’b radhiallahu’anhu pernah berkisah tentang sorang lelaki dari anshar yang rumahnya jauh dari masjid. ini kisahnya; “Seorang laki-laki Anshar memiliki rumah yang paling jauh di Madinah, namun dirinya tidak pernah ketinggalan shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Ubay melanjutkan; “Kami pun merasa iba(kasihan) terhadapnya hingga aku berkata; “Alangkah baiknya sekiranya engkau membeli seekor keledai yang menjagamu dari sengatan panas dan serangga-serangga bumi yang membahayakan.”

Laki-laki itu menjawab; “Aku tidak ingin rumahku disamping masjid, sebab aku ingin jalanku ke masjid dan kepulanganku ke rumah semua dicatat(berharap mendapatkan pahala).”

Ubay melanjutkan; “Akupun merasa tersinggung dengan kekasaran jawabannya, sehingga aku mendatangi Nabiyullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan aku beritahukan kepada beliau.” Ubay berkata; Setelah itu beliau memanggilnya dan laki-laki itu memberi jawaban yang sama”

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Telah Allah himpun untukmu semuanya tadi. (dalam riwayat lain, “Bagimu apa yang engkau harapkan.” (HR. Muslim)

Jadi yang afdhal, adalah berjalan kaki, wallahua’lam.

Adapun anak kecil bila belum baligh maka tidak akan mendapatkan dosa bila meninggalkan shalat jum’at, tapi membiasakan mendatangi shalat berjamaah adalah suatu kebaikan bagi anak (tentunya dengan menjaga adab adab masjid) sehingga nanti ketika dewasa ia bisa lebih ringan dan tidak merasa berat untuk mendatangi shalat berjama’ah.