KISWAH – Kain Selimut Kakbah

9583615880_6a714c4258_bKita sering melihat gambar Kakbah. Dalam gambar, Kakbah terlihat berbentuk kubus berwarna hitam dengan hiasan kaligrafi yang indah. Nah, tahukah kalian, warna hitam itu bukanlah warna asli Kakbah. Warna hitam tersebut adalah warna selubung Kakbah, atau sering disebut Kiswah.

Kiswah adalah kain yang menutupi Kakbah. Sejak jaman dulu, orang-orang Makkah sudah memakaikan kiswah pada bangunan Kakbah. Kiswah dianggap sebagai penghormatan terhadap Kakbah.

Pada masa jahiliyah, yaitu sebelum datangnya Islam, orang-orang Makkah bergantian memasang kiswah. Mereka diperbolehkan memasang kiswah kapan saja. Bahan kiswah pun boleh apa saja. Jadi, ada kiswah yang terbuat dari kain tebal, ada pula yang kainnya tipis. Ada yang berwarna merah, bergaris, maupun putih polos.

Pergantian kiswah pada masa Islam dilakukan oleh Rasulullah setelah Fathu Makkah. Rasulullah mengganti kiswah dengan kain buatan Yaman. Rasulullah mengganti kiswah setelah kiswah peninggalan orang-orang jahiliyah terbakar.

Kiswah+Kaabah

Pada masa khulafaur rasyidin, kiswah terbuat dari kain qabathim yaitu kain berwarna putih halus buatan Mesir). Pada masa Khalifah Muawiyah, kiswah dua kali dalam setahun. Di hari Asyura dipasang dengan kain sutra dan di akhir Ramadhan dipasang dengan kain qabathi. Pergantian kiswah dilakukan oleh setiap khalifah daulah Islam. Motif dan jenis kainnya pun berbeda-beda. Namun, sejak tahun 600 Hijriyah, kiswah lebih sering berwarna hitam.

Sekarang, kiswah menjadi tanggung jawab raja Saudi Arabia. Pabrik khusus untuk membuat kiswah dibangun ke Makkah. Kiswah terbuat dari kain tenun berwarna hitam dengan hiasan kaligafi dari benang emas. Pergantian kiswah dilakukan setiap tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu sewaktu jamaah haji wukuf di Arafah sehingga Masjidil Haram dalam keadaan lengang.

gunting-kain-kabah