Kota-kota Khilafah Islamiyah

Khilafah Islamiyah

Madinah

Kota Madinah adalah pusat Islam sejak masa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam hingga masa khulafaur rasyidin; Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjadikan masjid Nabawi sebagai pusatnya. Madinah termasuk tanah haram, artinya hanya boleh dimasukki dan ditinggali oleh orang-orang Islam. Orang-orang kafir tidak boleh masuk ke kota Madinah.

Damaskus di Suriah

Damaskus menjadi pusat pemerintahan Khalifah Bani Umayyah pada tahun 661 hingga 750 M. Khalifah pertamanya adalah Muawiyyah bin Abi Sufyan. Salah satu khalifah yang paling terkenal adalah Umar bin Abdul Aziz yang memerintah pada tahun 717 – 720.

Saat ini, kota Damaskus menjadi ibukota negara Suriah.

 

Baghdad di Irak

Kota Baghdad pernah menjadi pusat pemerintahan Khalifah Bani Abbasiyyah. Kekhalifahan Bani Abbasiyyah berdiri pada tahun 750. Khalifah yang terkenal adalah Harus AlRasyid dan Al-Ma’mun.

Pada masa bani Abbasiyah inilah Perang Salib dimulai. Perang Salib dikobarkan oleh Paus Urbanus II untuk memerangi umat Islam.

Kekhalifahan ini runtuh pada tahun 1258 setelah diserang bangsa Mongol pimpinan Hulagu Khan. Kota Baghdad dihancurkan.

Sekarang, Baghdad menjadi ibu kota negara Irak.

Istanbul di Turki

Daulah Bani Utsmaniyah berdiri pada tahun 1299. Pusat pemerintahannya berada di Istanbul. Kota ini dinamakan juga Konstantiniyye atau Konstantinopel.

Khalifah terkenal dari Utsmaniyyah adalah Khalifah Sulaiman Al-Qanuni. Bani Utsmaniyyah runtuh pada tahun 13 Maret 1924, dan menjadi kekhalifahan yang terakhir. Hingga kini, tidak ada lagi kekhalifahan yang menjadi pelindung kaum muslimin.

Sekarang, Istanbul menjadi kota terbesar di negara Turki.

 

BACA JUGA: Masjid-masjid Bersejarah di Indonesia