Kuau Raja, Burung Raksasa Seratus Mata

Kuau Raja, Burung Raksasa Seratus Mata

Badannya besar. Suaranya keras. Mirip seorang raja. Karena suara dan badannya tersebut, burung ini dinamakan Kuau Raja.

Sesuai namanya, burung Kuau Raja tergolong burung berukuran besar.  Berat badannya mampu mencapai 10 kg lebih. Burung jantan dewasa bisa mencapai ukuran 2 meter, dari kepala sampai ekor. Sedangkan burung betina hanya sekira 60-70 cm, karena ekornya lebih pendek.

Nama ‘kuau’ diambil dari suaranya yang seperti bunyi “ku-wau” berulang-ulang. Suaranya sangat keras dan meledak-ledak. Berulang setiap 15-30 detik. Kuau Raja dalam bahasa inggris dinamakan Great Argus. Nama latin Argusianus argus. Burung ini hidup di hutan pulau Sumatera dan Kalimantan. a-2

Burung yang Indah

Bulunya berwarna kecoklatan dengan bundaran-bundaran berwarna cerah serta berbintik-bintik keabu-abuan. Pada burung jantan, kulit di sekitar kepala dan leher tidak ditumbuhi bulu dan berwarna kebiruan. Pada burung betina ada bulu jambul yang lembut. Paruh berwarna kuning pucat dan sekitar lobang hidung berwarna kehitaman. Bulatan mata berwarna merah. Warna kaki kemerahan dan tidak mempunyai taji.

Nah, ini uniknya. Bulu ekor kuau raja bermotif bundaran-bundaran menyerupai mata berwarna cerah. Jika ekor dikembangkan, akan terlihat seperti ratusan mata yang terbuka. Karenanya, burung ini dijuluki ‘burung seratus mata’. Ciri khas lainnya adalah adanya dua helai bulu ekor yang panjangnya hingga 1 meter.

cKuau raja tidak bisa terbang jauh, namun dia mampu berlari cepat dan melompat ke dahan-dahan pohon. Penciuman dan pendengarannya sangat tajam, sehingga sukar ditangkap. Makanannya terdiri dari buah-buahan yang jatuh, biji-bijian, siput, semut, dan berbagai jenis serangga. Sayangnya burung unik ini terancam punah karena kerusakan hutan dan perburuan oleh manusia.