Lupa Hafalan gara-gara Main Game

Lupa Hafalan gara-gara Main Game

Suatu hari, aku diminta menghafalkan surat An-Naba dan An-Naziat. Tetapi aku cuma diberi waktu dua hari. Jadi aku harus cepat-cepat menghafalkannya. Aku sudah hafal An-Naba. Aku cuma butuh waktu satu hari untuk menghafalkan satu surat. Pada hari berikutnya, aku sudah hafal surat An-Naziat. Lalu menyetor hafalanku ke ustadzah.

Tetapi setelah pulang sekolah, aku ingin sekali bermain game. Aku bertanya kepada ibu, “Apakah aku boleh bermain game di komputer?”

Ibu menjawab, “Boleh saja, tapi jangan lama-lama!”

“Iya, bu,” jawabku.

Tak terasa, beberapa jam aku bermain video game. Akhirnya aku kecapean dan rasanya ingin tidur. tetapi jam menunjukkan bahwa sebentar lagi mau adzan Ashar, jadi aku tidak sempat tidur.

Keesokan harinya, aku diminta mengulang hafalanku yang kemarin. Karena kemarin, ustadzahku lupa menulis di buku tahfidzku.

Setelah aku sampai di pertangahan surat, aku lupa kelanjutannya. Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya ustadzahku bertanya kepadaku, “Kenapa kok bisa lupa?”

Aku menjawab, “Kemarin aku bermain game dari pulang sekolah sampai jam empat sore.”

“Astaghfirullah, lain kali jangan diulangi lagi, ya!” kata ustadzah.

“Iya, ustadzah!” jawabku.

Nah, teman-teman, aku harap kalian mendapat pelajaran dari cerita ini.

 

Khansa Ar-Rasyidah (9 th)

Kls. 4, HSG SD Khoiru Ummah 17 Balikpapan

Alamat rumah: Perumahan Komp. Ramayana

Jln. Soekarno-Hatta RT 23 no. 25 KM. 3,5

Kel. Batu Ampar, Kec. Kalimantan Timur  – 76126