Malaikat Membantu Tentara Islam

Malaikat Membantu Tentara Islam

Waktu itu, Rasulullah bersama pasukanya telah bersiap menghadapi pasukan musyrik Makkah di lembah Badar. Perang inilah nanti yang akan disebut perang Badar Kubro. Jumlah pasukan Islam hanya 300an orang. Sementara jumlah pasukan musuh mencapai 1.000 orang.

Pada malam hari sebelumm perang, Rasulullah berdoa kepada Allah agar diberi kemenangan. Inilah doa Rasulullah saat perang Badar:

اللَّهُمَّ أَنْجِزْ لِيْ مَا وَعَدْتَنِي اللَّهُمَّ آتِ مَا وَعَدْتَنِيْ اللَّهُمَّ إِنْ تُهْلِكْ هَذِهِ الْعِصَابَةَ مِنْ أَهْلِ الإِسْلاَمِ لاَ تُعْبَدْ فِي الأَرْضِ
“Ya Allah Azza wa Jalla , penuhilah janji-Mu kepadaku. Ya Allah Azza wa Jalla berikanlah apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah Azza wa Jalla , jika Engkau membinasakan pasukan Islam ini, maka tidak ada yang akan beribadah kepada-Mu di muka bumi ini.”

Beliau berdoa lama sekali dan sangat khusyu’ sampai selendang beliau jatuh. Melihat hal itu, Abu Bakar as Shiddiq mengambil selendang Beliau dan meletakkannya kembali ke pundak Beliau. Abu bakar berkata, “Wahai Nabi Allah, sudah cukup engkau bermunajat kepada Rabbmu dan Allah pasti akan memenuhi janji-Nya.”

Lalu turunlah firman Allah:
إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّي مُمِدُّكُمْ بِأَلْفٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ مُرْدِفِينَ
“(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu : “Sesungguhnya aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu Malaikat yang datang berturut-turut“.[al-Anfal:9]

Perang pun berkecamuk. Pasukan kaum musyrik Makkah yang jumlahnya sangat banyak merangsek maju. Akan tetapi, dengan bantuan dari para malaikat, mereka akhirnya kalah. Pada malam hari sebelum perang, atas kehendak Allah, bertiuplah angin kencang yang merusak tenda dan makanan pasukan musuh. Mereka juga sudah kehabisan air karena pasukan Islam telah menguasai sumber air di lembah Badar. Pasukan musuh sudah lemah.

Dan ketika perang, para malaikat turut membantu kaum muslimin mengalahkan pasukan musyrikin. Ada seribu malaikat yang turut membantu pasukan Islam. Perang berakhir dengan kemenangan di tangan pasukan Islam. Banyak pemimpin musyrikin Makkah yang tewas. Sebagian lainnya melarikan diri ke Makkah.

Demikianlah, jika kita berjuang untuk agama Allah pasti Allah akan membantu kita. Tidak hanya di dalam perang, dalam hidup sehari-hari pun demikian. Apabila kita beriman kepada Allah, kepada malaikatnya dan senantiasa taat kepada Allah, Allah akan selalu menolong kita saat kita kesulitan. Dan seperti contoh Nabi di atas, untuk mendapatkan pertlongan Allah, kita harus berdoa dengan khusyu’ dan sungguh-sungguh.