Membatalkan Shalat Karena Suatu Hal – Tanya Ustadz

Membatalkan Shalat Karena Suatu HalAssalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ustadz, bagaimana kabarnya, semoga selalu sehat wal ‘afiyat. Perkenalkan nama saya Justicia. Saya mau bertanya, bolehkah kita membatalkan shalat ketika terjadi musibah seperti gempa bumi, badai, atau tanah longsor. Apa hukumnya? Sekian, mohon maaf jika ada kesalahan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Justicia

 

jawab :

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah, semoga adik-adik yang shalih dan shalihah juga dalam keadaan sehat wal ‘afiyat.

Adik-adik, ada beberapa hal yang bisa membatalkan shalat, seperti kentut, makan dan minum, haidh, tertawa, dan tidak menutup aurat.

Namun ada pula hal-hal yang membolehkan kita untuk membatalkan shalat. Misalnya, jika kamu sedang shalat sunnah di masjid, tiba-tiba iqamat dikumandangkan, maka kamu sebaiknya membatalkan shalat sunnah dan segera shalat berjamaan bersama imam.

Saat kamu sedang shalat sunnah di rumah, misalnya shalat rawatib atau shalat dhuha, lalu ibu memanggilmu, maka shalat kamu juga sebaiknya membatalkan shalat, dan bersegera memenuhi panggilan ibumu.

Demikian juga, jika kamu sedang shalat, lalu terjadi gempa bumi atau bencana lainnya, maka kamu boleh membatalkan shalat dan segera menyelamatkan diri. Membatalkan shalat untuk menyelamatkan diri sendiri, dan menyelamatkan orang lain itu diperbolehkan, bahkan diwajibkan. Setelah keadaan aman dan memungkinkan untuk shalat, kamu harus mengulang shalat dari awal.