Mengapa Matahari seolah berpindah tempat terbitnya?

matahari seolah

Matahari terbit di timur dan terbenam di barat. Namun, jika kamu amati, letak terbit dan terbenamnya berpindah secara teratur. Kadang-kadang lebih ke selatan, kadang-kadang lebih ke utara. Mengapa, ya?

Ya, memang matahari berpindah tempat terbitnya secar teratur dalam setahun. Inilah yang disebut sebagai gerak semu matahari, yaitu bergeraknya matahari dari utara ke selatan dan sebaliknya, secara teratur dalam satu tahun.

Mengapa Bisa Ya?

Gerak semu matahari terjadi karena poros rotasi bumi tidak tegak lurus dengan orbit bumi. Kita tahu, bumi berputar porosnya. Poros bumi adalah kutub utara dan kutub selatan. Namun, poros bumi ini ternyata tidak tegak lurus dengan orbit bumi mengelilingi matahari. Melainkan miring sebesar 23,5 derajat.

Nah, kemiringan inilah yang menyebabkan matahari seolah berpindah letak terbit dan terbenamnya. Dua kali dalam setahun, matahari terbit dan terbenam persis di garis tengah bumi atau ekuator (katulistiwa), yaitu pada 21 Maret dan 23 September. Matahari berada titik paling utara pada 21 Juni, dan di titik paling selatan pada 22 Desember.

Apa pengaruhnya bagi bumi?

Adanya pergantian musim. Di sekitar katulistiwa, ada dua musim, yaitu musim hujan dan kemarau. Sedangkan wilayah sub-tropis mengalami empat musim, yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin, dan musim semi. Ketika matahari berada di utara ekuator, maka bagian utara mengalami musim panas, dan bagian selatan mengalami musim dingin.

Pembagian panas matahari lebih merata bagi bumi. Ada kalanya, siang lebih lama dibandingkan malam. Ada kalanya pula, malam lebih lama dibandingkan siang. Bahkan pada waktu tertentu, di wilayah kutub matahari bersinar selama 24 jam, sehingga matahari tetap bersinar di tengah malam atau disebut midnight sun.

 

BACA JUGA: MENGAPA BISA TERJADI HUJAN ES?