Mengapa Roti Berjamur?

Mengapa Roti Berjamur?

Andri hendak makan roti tawar yang dibelinya beberapa hari lalu. Tapi, di roti tawar itu ada bercak-bercak putihnya. Wah, ternyata roti tawar itu sudah berjamur. Andri pun urung memakannya, sambil bertanya-tanya, mengapa roti tawar itu bisa berjamur, ya?

sainsMungkin kamu pernah mengalami kejadian seperti itu.  Roti yang kamu simpan beberapa hari ternyata telah berjamur. Ada yang putih, kuning, atau hitam. Nah, darimana asalnya jamur itu, ya?

Jamur yang tumbuh di roti berasal dari spora jamur yang ada di udara. Asal kamu tahu, udara di sekitar kita sebenarnya tidaklah bersih. Ada banyak spora jamur, bakteri, dan berbagai mikroorganisme yang melayang-layang di udara.

68165469408519097410

Spora yang melayang-layang di udara, ada yang mendarat di permukaan roti. Setelah beberapa hari, spora akan mulai tumbuh menjadi jamur. Jamur dapat tumbuh dengan cepat, sehingga dalam sehari saja seluruh permukaan roti dapat ditumbuhi jamur dengan merata.

Karena mudah berjamur, maka roti memiliki masa kadaluwarsa. Masa kadaluwarsa adalah waktu antara tanggal pembuatan roti hingga batas akhir roti aman untuk dimakan. Jika melebihi waktu kadaluwarsa, kemungkin roti akan segera berjamur. Meskipun jamur hanya terlihat tumbuh di permukaan roti, namun bagian dalam roti kemungkinan sudah terkontaminasi. Jadi, jangan sekali-kali memakan roti yang sudah berjamur. Bisa berbahaya!

Nah, jika roti kamu tidak ingin berjamur, simpanlah di lemari pendingin. Atau, segera habiskan roti yang kamu beli. Jangan biarkan roti tersimpan selama beberapa hari.