Menghirup Aroma Wangi Dan Balsem, Batalkah Puasanya?

Menghirup Aroma Wangi Dan Balsem, Batalkah Puasanya?

Menghirup Aroma Wangi Dan Balsem, Batalkah Puasanya?

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ustadz, waktu sedang berpuasa, bolehkah kita menghirup minyak wangi, balsem, minyak kayu putih, minyak telon, dan yang sejenisnya?

Jazakumullah khairan Ustadz

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hunsa

Semarang Timur, Jawa Tengah

Baca juga :  Tidur Pagi dan Sore

Jawab :

Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam, beserta keluarga sahabat dan setiap pengikutnya yang setia memegang sunnahnya hingga akhir zaman.

Semoga Allah senantiasa memberkahi Husna yang telah bertanya, dan juga kepada semua pembaca adzkia.

Setiap ibadah yang hendak kita kerjakan sebaiknya kita ilmui terlebih dahulu, terutama ibadah ibadah yang wajib, seperti; shalat; puasa; haji. Bila kita tidak mengetahui ilmunya ditakutkan kita akan melakukan hal hal yang bisa membatalkan ibadah tersebut.

Menghirup minyak wangi tidak membatalkan puasa, bahkan Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam senantiasa membawa minyak wangi dan menggunakannya baik ketika berpuasa atau ketika berbuka (tidak berpuasa). Bila menghirup minyak wangi membatalkan puasa, tentunya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam akan melarangnya. Namun tidak ada larangan pada orang yang berpuasa untuk memakai minyak wangi.
Contoh yang ada larangannya dalam memakai miyak wangi adalah ketika wanita keluar dari rumah dan laki laki yang memakai baju ihram ketika haji atau umrah.

Balsem, minyak kayu putih dan minyak telon bila dipakai oleh orang yang sedang berpuasa juga tidak membatalkan puasanya karena ia hanya dioleskan pada kulit. Ini sama seperti orang yang memakai sabun ketika mandi.

Kalaupun ia dioleskan dibawah hidung untuk menghilangkan sumbatan dalam hidung (hidung mampet), maka ini juga tidak membatalkan puasa, karena seperti menghirup aroma wangi dari minyak wangi yang ada pada tubuh. Wallahua’alam