Mengusir Yahudi dari Madinah

Hari itu, penduduk Madinah sangat gembira. Rasulullah yang mereka cintai telah hadir di tengah-tengah mereka. Lengkaplah sudah proses hijrah kaum muslimin dari Makkah menuju Madinah. Kini, kaum muslimin siap membangun kekuatan untuk menghadapi musuh-musuh mereka.

Ternyata, ada sebagian penduduk Madinah yang tidak suka dengan kedatangan Rasulullah. Mereka adalah kaum Yahudi yang tinggal di Madinah. Ada tidak kelompok Yahudi yang tinggal di Madinah, bani QAinuqa, bani Nadhir, dan bani QuraizhahOrang-orang Yahudi di Madinah tidak ingin dipimpin oleh Rasulullah. Mereka tidak mau diatur dengan aturan-aturan Islam. Namun, orang-orang Yahudi tidak berani memperlihatkan rasa permusuhan mereka. Rasulullah mengetahui rasa permusuhan dari orang-orang Yahudi ini. Namun, Rasulullah tidak memerangi mereka. Rasulullah memilih berdamai dengan kaum Yahudi.

Karena itulah, Rasulullah mengikat mereka dengan sebuah perjanjian. Meskipun berdamai, Rasulullah tetap menjadi pemimpin bagi seluruh Madinah. Orang-orang Yahudi pun harus tunduk dan taat kepada Rasulullah. Rasulullah mewajibkan orang-orang Yahudi menjaga keamanan Madinah bersama-sama dengan kaum muslimin. Jika ada yang memerangi Madinah, mereka wajib untuk membantuk kaum muslimin. Orang-orang Yahudi juga dilarang membantu musuh-musuh Islam, terutama kaum Quraisy dari Makkah. Orang-orang Yahudi tidak boleh keluar dari Madinah jika tidak diijinkan oleh Rasulullah. Namun, watak orang-orang Yahudi adalah gemar berkhianat. Meskipun telah terikat perjanjian damai, mereka tidak menepatinya dengan baik. Mereka selalu saja memusuhi Rasulullah dan kaum muslimin.Ketika kaum muslimin menang dalam perang Badar, Bani Qainuqa mulai berkhianat. Mereka menantang perang dengan kaum muslimin. Namun, Rasulullah masih bersabar.

Hingga suatu hari, ada seorang wanita muslimah diganggu oleh orang Yahudi di pasar Bani Qainuqa. Seorang muslim yang berada di dekatnya segera menolongnya dan membunuh si Yahudi tadi. Orang-orang Yahudi membalas dengan mengeroyok si muslim tadi hingga meninggal. Maka orang-orang muslim minta tolong pada Rasulullah dan para sahabat. Akhirnya, Rasulullah mengusir Yahudi Bani Qoinuqa dari Madinah.Setelah perang Uhud, Rasulullah mendatangi perkampungan Bani Nadhir. Beliau bermaksud meminta diyat (denda). Tetapi, mereka justru berkhianat dan merencanakan pembunuhan terhadap Rasulullah. Malaikat Jibril memberitahu kejadian tersebut. Rasulullah pun pulang ke Madinah dan datang lagi bersama kaum muslimin mengusir Yahudi Bani Nadhir dari Madinah.

Yahudi Bani Quraidhah mengkhianati Rasulullah dalam perang Khandaq. Pada waktu perang Khandaq, kaum muslimin didatangi oleh pasukan gabungan,  yaitu orang-orang musyrik Makkah dibantu oleh kabilah-kabilah lain yang memusuhi Rasulullah. Dari dalam Madinah, Yahudi bani Quraidhah dan orang-orang munafik mengkhianati umat Islam. Dengan pertolongan Allah, Rasulullah dan kaum muslimin dapat mengalahkan pasukan gabungan tersebut. Allah memerintahkan umat Islam untuk menyerang bani Quraidhah dan mengusir mereka dari Madinah.