Nabi Muhammad, Nabi yang Kuat dan Gemar Berolahraga

Nabi Muhammad adalah manusia yang paling mulia. Mulia akhlaknya, pemberani, dan kuat fisiknya. Beliau menjadi imam saat shalat berjamaah. Beliau juga menjadi panglima, pemimpin pasukan kaum muslimin memerangi musuh-musuh Islam.

nabi muhammadRasulullah selalu menganjurkan sahabat-sahabatnya untuk berolah raga. Ada tiga jenis olahraga yang sangat beliau anjurkan, yaitu berkuda, memanah, dan berenang.

Nabi Muhammad juga sangat senang berjalan kaki. Sebagaimana ditunjukkan sebuah hadits dari Abu Hurairah RA, dia berkata, “Aku belum pernah melihat orang yang lebih baik dan lebih tampan dari Rasulullah; roman mukanya secemerlang matahari, juga tidak pernah melihat orang yang secepat beliau. Seolah-olah bumi ini digulung oleh langkah-langkah beliau ketika sedang berjalan. Walaupun kami berusaha untuk mengimbangi jalan beliau. Tapi beliau tampaknya seperti berjalan santai saja.”

Rasulullah pernah mengajak istrinya, Aisyah, untuk berlomba dengan beliau.

Aisyah mengisahkan, “Aku pernah bersama Rasulullah SAW dalam suatu perjalanan, saat itu tubuhku masih ramping. Beliau lalu berkata kepada para sahabat beliau, ”Silakan kalian berjalan duluan!” Para shahabat pun berjalan duluan semua, kemudian beliau berkata kepadaku, “Marilah kita berlomba.” Aku pun menyambut ajakan beliau dan ternyata aku dapat mendahului beliau dalam berlari.

Beberapa waktu setelah kejadian tersebut, dalam sebuah riwayat disebutkan: ”Beliau lama tidak mengajakku bepergian sampai tubuhku gemuk dan aku lupa akan kejadian itu.” Suatu ketika aku bepergian lagi bersama beliau. Beliau pun berkata kepada para sahabatnya. “Silakan kalian berjalan duluan.”

Para sahabat pun kemudian berjalan lebih dulu. kemudian beliau berkata kepadaku, “Marilah kita berlomba.” Saat itu aku sudah lupa terhadap kemenanganku pada waktu yang lalu dan kini badanku sudah gemuk. Aku berkata, “Bagaimana aku dapat mendahului engkau, wahai Rasulullah, sedangkan keadaanku seperti ini?” Beliau berkata, “Marilah kita mulai.” Aku pun melayani ajakan berlomba dan ternyata beliau mendahului aku. Beliau tertawa seraya berkata, ”Ini untuk menebus kekalahanku dalam lomba yang dulu.” (HR Ahmad dan Abi Dawud)

Baca juga : Fatimah Az-Zahra, Bunga Hati Rasulullah

Rasulullah juga kuat dalam bergulat. Dikisahkah, ada seorang bernama Rukanah bin Abdu Yazid. Dia masih keturunan bani Abdul Muthalib, kakek Nabi Muhammad. Dia adalah orang Quraisy yang paling kuat. Suatu hari, Rasulullah bertemu dengannya, lalu berkata, “Wahai Rukanah, tidakkah engkau bertakwa kepada Allah dan menerima dakwahku?”

Rukanah menjawab, “Seandainya aku mengetahui apa yang engkau serukan itu adalah kebenaran, pasti aku akan mengikutimu.”

Rasulullah berkata, “Bagaimana jika kukalahkan engkau dalam gulat. Apakah engkau akan meyakini kebenaran perkataanku?”

Rukanah menjawab, “Iya.”

Rasulullah berseru:, “Berdirilah. Akan kukalahkan engkau.”

Keduanya pun bertarung gulat. Nabi Muhammad berhasil menyergap dan menjatuhkan Rukanah. Rukanah pun tak berdaya.

Tak terima dengan kekalahannya, Rukanah berkata, “Kita ulangi wahai Muhammad.”

Keduanya pun kembali bergulat. Dan lagi-lagi, Rasulullah berhasil mengalahkan Rukanah.

Rukanah pun berkata, “Wahai Muhammad, luar biasa, kau berhasil mengalahkanku!”

Itulah salah satu keunggulah Rasulullah. Fisik beliau sangat sehat dan kuat, karena senang berlatih dan berolah raga. Juga sering berpuasa.