Paprika, Si Cabai Yang Manis

cabai manis

Cabai itu rasanya pedas. Apalagi cabai rawit merah. Tapi ada lho, cabai yang tidak pedas. Namanya paprika.

Ya, paprika memang satu jenis dengan cabai merah dan cabai rawit. Tapi, bentuk dan rasanya berbeda. Jika cabai berbentuk lonjong memanjang dan rasanya pedas, paprika berbentuk lebih besar dan lebih gemuk. Rasanya pun tak sepedas cabai merah.

Buah paprika berbentuk seperti tomat, tapi lebih bulat dan pendek. Ada yang berwarna merah, kuning, dan hijau. Rasanya manis sedikit pedas. Di dalam buah terdapat cukup banyak biji melekat pada empulur. Biji berbentuk bulat pipih, berwarna putih kekuning-kuningan. Ukuran biji paprika lebih besar dibanding dengan biji cabai rawit.

Tanaman Paprika

Tanaman paprika mirip dengan tanaman cabai. Batang keras dan berkayu dan banyak percabangan. Cabang tanaman beruas-uas dan setiap ruas ditumbuhi daun dan tunas. Dibanding tanaman cabai, percabangan pada tanaman paprika lebih rimbun. Tanaman paprika dapat tumbuh setinggi 50 cm – 150 cm.

Daunnya berbentuk bulat telur dengan ujung runcing dan tepi daun rata. Bunga tumbuh pada ketiak daun berupa bunga tunggal. Mahkota bunga berbentuk bintang berwarna putih.

Paprika dimanfaatkan sebagai penyedap makanan. Paprika memiliki kandungan nutrisi yang baik, seperti vitamin A, vitamin B dan C. Bahkan vitamin C hampir sama banyaknya dengan vitamin C dalam jeruk. Karenanya, paprika bermanfaat untuk meningkatkan proses metabolisme. Selain, kandungan silikon pada paprika diperlukan untuk kesehatan gigi, kulit, rambut dan kuku.