Piramida, Benarkah Peninggalan Fir’aun?

Peninggalan Fir'aun

Kalian pernah lihat piramida? Itu lho, bangunan limasan besar yang ada di Mesir. Kalau belum pernah melihat langsung, pasti sudah mengenal dari gambar-gambarnya, kan? Yuk kita cari tahu, gimana sih sejarah piramida itu!

Piramida adalah bangunan bersejarah yang digunakan sebagai makam raja. Piramida juga digunakan sebagai tempat pemujaan orang-orang kuno di Mesir.

Salah satu piramida terbesar adalah piramida Giza di Mesir. Piramida Giza mempunyai tinggi hampir 150 meter. Terletak ini terletak di gurun Giza, Mesir. Disekitarnya ada piramida-piramida kecil yang mengitari piramida terbesar. Saking besarnya, Piramida Giza ditetapkan sebagai salah satu keajaiban dunia.

Para ilmuan arkeolog bertahuntahun meneliti struktur dan sejarah dibangunnya piramida ini. Menurut penelitian, piramida pada 256

0 tahun sebelum masehi. Untuk membangunnya dibutuhkan waktu hingga 20 tahun. Piramida dibangun oleh Firaun Khufu, maharaja generasi keempat yang berkuasa pada jaman Mesir kuno. Sehingga piramida ini disebut pula piramida Khufu (Cheops).

Struktur batu pada piramida ini sangat hebat. Batu pada piramida dibuat dari percampuran antara lumpur kapur, air garam, dan tanah liat. Bebatuan ini sangat kuat. Sehingga piramida dapat berdiri kokoh hingga saat ini. Ini artinya, orang-orang mesir

 

waktu itu sangat pandai dalam bidang ilmu pengetahuan.

Al-Qur’an menceritakan tentang Fir’aun dalam surat Qashash ayat 38,

“Dan berkata Fir’aun: Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah hai Haman untukku tanah liat, kemudian buatlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat tuhan Musa.”

Tapi, benarkah piramida adalah sejarah peninggalan fir’aun? Wallahu a’lam.

 

BACA JUGA: