Rumbia, Penghasil Tepung Sagu

pohon rumbia

Kalian kenal tepung sagu? Mungkin sedikit saja yang kenal. Tapi kalau mihun atau soun, pasti tahu kan? Itu lho, sejenis mie berwarna putih yang dicampur bakso atau soto. Nah, ternyata mihun dan soun terbuat dari tepung sagu.

Tepung sagu dihasilkan dari tanaman rumbia (Metroxylon sagu). Rumbia adalah sejenis palem yang tumbuh merumpun. Tingginya mencapai 10 meter. Diameter batangnya mencapai 60 cm.

buah rumbiaTepung sagu memiliki kandungan karbohidrat tinggi. Sagu dijadikan bahan makanan pokok beberapa daerah di Indonesia seperti Maluku, Irian Jaya dan sebagian Sulawesi. Selain itu, sagu juga diolah menjadi bahan makanan seperti mutiara sagu, kue kering, mie, biskuit, atau kerupuk.

Daunnya majemuk menyirip, bertangkai panjang dan berpelepah, seperti jenis palem lainnya. Panjang daunnya sekira 7 meter. Panjang anak daun sekira 1,5 meter.

Asal Sagu

Sagu diperoleh dengan cara mengambi sari dari batang pohon rumbia. Pohon rumbia yang siap dipanen adalah pohon yang mulai berbunga. Pohon ditebang dan dibersihkah pelepahnya. Batang yang sudah bersih lalu dipotong-potong menjadi bagian yang pendek-pendek dengan ukuran 1,5 – 2 meter.

Batang pohon ini lalu dibelah dan diambil empulur atau bagian dalam batang yang lunak. Empulur yang terkumpul lali dicuci dan disaring, hingga mendapatkan tepung sagu. Sagu yang didapat lalu dijemur hingga kering agar dapat disimpan.

pohon rumbiaSelain diambil tepungnya, pohon rumbia juga punya manfaat lain. Daun yang tua dapat dimanfaatkan untuk atap, atau dianyam menjadi tikar. Buahnya berbentuk seperti buah salak. Rasanya sepat. Untuk menghilangkan rasa sepatnya, buah rumbia harus direndam beberapa hari di lumpur atau di air laut sebelum dikonsumsi.

 

BACA JUGA: BUAH KECAPI