Saat Berpuasa – Pengalamanku

Saat BerpuasaSaat aku berusia 6 tahun, aku berlatih untuk berpuasa. Hari pertama, aku merasa tidak sangggup berpuasa. Hari kedua, aku mencobanya lagi. Aku bangun saat subuh, kemudian aku sahur. Bundaku menyiapkan makanan, ikan goreng dan air putih, ditambah sayur dan teh manis. Selesai sahur aku shalat subuh.

Paginya aku menjalankan puasaku. Aku merasa sangat mudah untuk menjalankannya. Aku bermain bersama adikku. Aku sama sekali tidak merasakan rasa haus dan lapar saat bermain. Saat merasa lelah aku beristirahat sebentar. Aku melihat jam ternyata sudah jam delapan pagi. Aku bersiap-siap untuk mengaji di masjid, mengaji akan dimulai jam setengah sembilan.

Setelah pulang dari mengaji aku melihat jam lagi, sekarang sudah jam setengah dua belas. Setelah menonton tv aku merasa haus. Aku ingin mengambil air minum. Tapi kakakku melihatku ingin minum dan ia menghentikanku untuk minum. Kakakku mengatakan hari ini aku berpuasa jadi aku tidak boleh minum.

Setelah itu aku melihat jam. Sekarang sudah jam dua belas siang. Aku pun mengambil air wudhu dan shalat dhuhur bersama bunda dan kakakku. Setelah shalat dhuhur, aku menonton tv. Aku melihat adikku masih tidur padahal aku ingin bermain bersamanya. Akhirnya aku bermain sendiri aja, setelah bermain aku shalat ashar.

Setelah shalat ashar, aku membantu bunda memasak di dapur. Beberapa jam kemudian ayah, abang, dan adikku pulang. Mereka membawa air kelapa dan kue-kue, lalu kutaruh di meja. Setelah itu aku mendengar suara adzan, Allahu akbar Allahu akbar…

Alhamdulillah, aku langsung membaca doa dan langsung minum dan makan. Masakan bundaku emm… lezat sekali.

 

Najwa Rani Shallaby

Jl. T. Ubit no.24, Dusun Cureh Barat,

Gelanggang Gampang, Kec. Kota Juang

Kab. Bireuen Prov. Aceh