Segelas Susu yang Mengenyangkan 

wp-1464073570600.jpegNabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam sangat menyayangi umatnya. Beliau selalu smendahulukan kepentingan umat daripada kebutuhan pribadinya. Beliau gemar bersedekah. Beliau gemar membantu sahabatnya yang kesusahan.

Pada suatu hari,  Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam berjalan melewati Abu Hurairah. Waktu itu, Abu Hurairah sedang duduk di pinggir jalan. Nabi Muhammad tahu, pasti Abu Hurairah sedang dalam kesusahan.

Abu Hurairah adalah sahabat nabi yang sangat cerdas, banyak ilmunya, dan kuat hafalannya. Tapi, beliau miskin dan sering mengalami kelaparan.

Nabi  shallallahu ‘alaihi wa sallam tersenyum lalu memanggilnya, “Yaa Aba Hirr!” (Panggilan untuk Abu Hurairah)

Abu Hurairah menjawab, “Labbaika, yaa Rasulullah (aku datang memenuhi panggilanmu, wahai Rasulullah).”

Rasulullah berkata, “Ikutlah bersamaku!”

Abu Hurairah pun mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sampai ke rumahnya. Rasulullah masuk ke dalam rumah. Beliau melihat ada segelas susu. Beliau bertanya kepada istrinya, “Dari mana susu ini?” Sang isteri menjawab, “Dari seseorang, ia menghadiahkannya untukmu.”

Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian memanggil Abu Hurairah, “Yaa Aba Hirr!” “Labbaika, yaa Rasulullah,” jawab Abu Hurairaj. “Pergilah dan panggil ahlush shuffah.” Rasulullah menyuruh Abu Hurairah memanggil ahlu suffah.

Ahlush shuffah adalah para sahabat nabi yang tinggal di masjid nabawi. Mereka tidak punya rumah, harta, dan keluarga di kota Madinah.

Setelah para ahlu suffah datang, Rasulullah menyuruh Abu Hurairah untuk membagikan segelas susu kepada mereka. “Yaa Aba Hirr, terimalah ini dan bagikan kepada mereka!” Abu Hurairah memberikan gelas berisi susu itu kepada orang pertama. Orang itu meminumnnya sampai puas. Kemudian gelas tersebut dikembalikan kepada Abu Hurairah. Lalu diberikan lagi kepada orang kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya hingga semua ahlu suffah meminumnya hingga puas.

Subhanallah! Sungguh menakjubkan! Gelas itu pun diterima kembali oleh Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan terisi susu. Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian tersenyum kepada Abu Hurairah dan berkata, “Yaa Aba Hirr!” “Labbaika, yaa Rasulullah,” jawab Abu Hurairah.“Sekarang tinggal aku dan kamu.” “Benar, wahai Rasulllah.” “Duduklah dan minum!”

Maka Abu Hurairah duduk dan minum.  Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam terus memerintahkannya minum sampai Abu Hurairah berkata, “Demi Allah yang mengutusmu dengan kebenaran, sudah tidak ada tempat lagi dalam perutku.” Kemudian  Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Berikan kepadaku gelas itu.” Beliau memuji Allah dan bersyukur lalu membaca, “Bismillah,” dan meminum sisa susu itu.

Subhanallah, inilah salah satu mukkjizat Rasulullah. Segelas susu yang cukup untuk diminum banyak orang.