Seismograf, Pengukur Kekuatan Gempa Bumi

Di sekitar gunung berapi, sering terjadi gempat bumi. Ada yang kuat, ada yang lemah. Bahkan seringkali terjadi gempa yang tak dirasakan karena sangat lemah. Catatan gempa bumi ini digunakan para ahli untuk mengetahui aktivitas gunung berapi yang diamati.

Seismograf

Bagaimana caranya?

Para petugas pengamat gempa bumi menggunakan alat bernama seismograf. Seismograf

ini berfungsi untuk mengetahui adanya getaran di tanah, sekaligus mengukur kekuatannya.

Seismograf mengukur dan mencatat setiap getaran yang terjadi. Hasil catatan atau rekaman pada seismograf disebut seismogram.

c

Baca juga : Bagaimana Kerja Penangkal Petir?

Seperti apa bentuknya?

Secara sederhana, seismograf terdiri dari gantungan pemberat dan ujung lancip seperti pensil. Alat ini sangat peka. Setiap getaran gempa akan direkam oleh seismograf. Hasilnya berupa garis-garis gelombang pada seismogram. Dari garis-garis inilah, para ahli mengetahui besarnya gempa bumi yang terjadi.

horizseismo

Satuan kekuatan gempa bum dinyatakan dalam Skala Richter. Semakin besar angkata, semakin kuat gempanya. Misalnya, gempa sebesar 3 skala Richter adalah gempa lemah dan kadang-kadang tidak terasa. Sedangkan gempa sebesar 8 skala Richter adalah gempa dahsyat yang meruntuhkan gedung dan dapat menghancurkan kota.