Shalat itu…Pakai Baju Bersih dan Wangi 

Oleh: Kak Wawan

1463710947277
Hai kawan! Pernah kah kamu mencium bau tak sedap, saat shalat? Bau yang datang dari orang di samping kamu. Bau dari baju yang dikenakannya. Bau keringatnya. Mungkin bau amis ingusnya. Atau, tanpa tidak disadari, bau itu datang dari diri sendiri.

Odeng. Anak kecil itu sangat aktif. Sejak pagi, dia ikut menyaksikan prosesi penyembelihan. Dia asyik bermain-main dengan hewan qurban yang ditambat berjejer di halaman masjid. Sejak pagi, Si Odeng bermain-main di sana. Memegangi sapi. Menggoda kambing. Memberi makan rumput dan dedaunan. Hebatnya si Odeng, ia anak yang rajin shalat. Dan selalu di masjid, seperti kamu semua. Dan saat shalat dzuhur hari itu, si Odeng shalat tanpa berganti baju dulu. Padahal, bajunya bau kambing. Celananya bau sapi. Bercampur bau keringat. Baunya sungguh sempurna. Kotor, apek, amis. Tidak lagi bersih, tidak juga wangi. Tak cuma si Odeng, orang-orang yang membantu penyembelihan dan pemotongan daging shalat tanpa berganti baju. Hanya cuci tangan dan kaki, serta berwudhu saja. Hasilnya, jamaah shalat dzuhur siang itu penuh dengan bau.

Hiii….! Kawan, shalat adalah ibadah menghadap Allah. Seharusnya, kita berpakaian yang rapi, bersih, dan wangi. Bermain bersama kawan saja, kita mesti pakai baju yang bersih. Tidak kotor, tidak bau. Banyak orang yang tak suka dengan bau. Jika baju kita bau, mereka tidak mau mendekat. Mungkin bicara pun dari jarak jauh. Jika dekat, pasti sambil menutup hidungnya. Nah, apalagi dengan shalat. Sebaiknya, kita mengenakan baju yang bersih dan wangi. Sehingga, shalat bisa lebih khusyu. Jamaah di sebelah kanan dan kiri pun nyaman. Justeru ingin terus menghirup. Dan bernafas lega. Karena tahu baju kita harum dan wangi. Jangan meniru si Odeng, karena shalatnya tidak memakai baju bersih. Ikuti kebiasaan baiknya saja. Yaitu shalat selalu tepat waktu. Dan selalu dikerjakan dengan berjamaah. Di masjid.

Bukan tidak boleh, kamu melihat atau memegang sapi. Tidak juga dilarang, kalau kamu mau memegang-megang kambing. Bermain-main dengan kambing. Atau bahkan memeluk kambing. Asal hati-hati. Dan lagi, harus bisa menjaga kebersihan.Ingat! Saat mau shalat harus memastikan baju dan celana kamu bersih. Bagus lagi jika harum dan wangi. Jika ada tercium bau tidak nyaman, maka ganti baju dulu. Tidak lama kok. Yang penting, begitu mendengar kumandang adzan, segera tinggalkan seluruh aktifitas. Karena baju kamu bau, misalnya. Maka baiknya, pulang saja dulu. Ok. Kemudian ganti baju. Lalu berwudhu. Dan shalat. Gampang kan?

Sssst, lihatlah si Odeng! Sesibuk apapun dia selalu shalat tepat waktu. Selalu dikerjakan berjamaah. Selalu Di masjid. Ikuti dia karena kebaikannya. Jangan mengikuti si Odeng kalau dia pakai baju bau. Perhatikan baju shalatmu! Bersih dan wangi.