Udang Jongkok – Penari Mungil dari Lautan

tumblr_njxkw0nSBJ1sgxjc6o4_1280Bentuk dan warnanya mengingatkan kita pada ikan badut. Mungil, indah, dan lincah. Tapi, ini bukanlah ikan. Ini adalah udang kecil yang dinamakan Udang Jongkok.

Udang jongkok memang berukuran sangat mungil, yaitu hanya 13 milimeter. Tapi, bentuk dan warnanya sangat indah. Kulitnya berwarna coklat zaitun dengan bercak putih seperti mata dengan garis biru tipis. Bercak ini terdapat mulai dari kepala ke atas perutnya, hingga ke ujung ekornya. Ekor tersebut melengkung hingga ke atas kepalanya sehingga tampak seperti menungging. Karenanya, udang ini dinamai Udang Jongkok.

Selain bentuknya, Udang Jongkok juga memiliki gerakan tubuh yang sangat unik. Saat bergerak, dia menggoyangkan perut dan ekornya bolak balik. Jika dilihat seperti sedang berlenggak-lenggok menari.

IAM-125 Squat shrimp, Thor amboinensisUdang Jongkok dalam bahasa Inggris disebut Squat Shrimp. Nama latinnya adalah Thor amboinensis, atau Hippolyte amboinensis. Udang mungil ini tersebar hampir merata di perairan seluruh dunia. Di lautan Indonesia, Laut Merah, Samudera Hindia, Samudera Pasifik, Laut Karibia, Teluk Meksiko, Madeira hingga Kepulauan Canary.

Udang Jongkok hidup di perairan air dangkal. Untuk berlindung, udang ini menjalin simbiosis dengan anemon air laut dangkal dan karang jamur, seperti anemon karpet (Stichodactyla haddoni), anemon penyengat (Lebrunia danae) dan anemon perekat (Cryptodendrum adhaesivum). Udang ini makan pada jaringan tentakel inangnya.Thor-amboinensis-jj-0008-022508

Udang Jongkok tidak tergolong hewan yang terancam punah. Populasinya masih sangat berlimpah. Udang ini banyak ditangkap untuk dijadikan ikan hias. Jika penangkapannya tidak dikendalikan, mungkin suatu saat udang ini akan menjadi langka dan terancam punah.