Mangrove Hutan Pelindung Pantai

Mangrove Hutan Pelindung Pantai. tanaman mangrove

Jika mendengar kata ‘hutan’, mungkin akan terbayang hutan rimba dengan pohon-pohon besar dan lebat yang dihuni binatang buas. Biasanya ada di lereng gunung, atau di pedalaman yang jauh dari pemukiman penduduk. Ternyata, ada juga hutan yang tumbuh di tepi laut, lho! Namanya, hutan mangrove.

Habitat Hutan Mangrove

Hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di air payau. Biasanya tumbuh di tempattempat di yang mengandung endapan lumpur dan bahan organik, seperti di teluk-teluk yang terlindung dari gempuran ombak, juga di sekitar muara sungai. Hutan mangrove terdiri dari berbagai jenis tanaman. Salah satu ciri tanaman mangrove yaitu akar yang menyembul ke permukaan.

Seperti hutan di gunung, hutan mangrove juga dapat menjadi hutan lindung bagi daratan. Manfaat penting hutan mangrove yaitu melindungi daratan dari hantaman ombak, termasuk saat terjadi ombak yang besar, badai, atau tsunami.

Hutan mangrove juga menjadi rumah bagi berbagai jenis hewan. Ada hewan air seperti ikan, udang, kepiting, dan reptil laut. Berbagai jenis burung juga menjadikan hutan mangrove sebagai sarang. Ada juga berjenis mamalia, seperti berang-berang, kucing hutan, kelelawar, monyet, dan lainnya.

Tahukah kamu, hutan mangrove di Indonesia adalah terluas di dunia dengan luas antara 2,5 hingga 4,5 juta hektar. Sayangnya, seperti hutan di gunung, hutan mangrove juga mengalami perusakan dan penebangan. Penebangan hutan mangrove terjadi karena proses perluasan atau reklamasi pantai.

 

Baca Juga: Anggrek Tebu Anggrek Terbesar dan Terberat