Putri Malu, Layu saat Disentuh

putri malu

Tanaman ini sering kita jumpai. Kita pun suka mengganggunya dengan menyentuh daunnya. Saat disentuh, daunnya akan menguncup. Karenanya, tanaman ini disebut putri malu.

Putri malu tergolong tanaman liar. Mereka dapat kita temukan tumbuh bersama rerumputan di kebun, pematang sawah, atau di pinggir-pinggir jalan. Tumbuhan ini memiliki daun yang majemuk dan menyirip. Daun bagian atas berwarna hijau tua, sedangkan bagian bawah berwarna hijau pucat.

Batangnya bulat, berambut, dan ditumbuhi duri-duri kecil. Bunganya berbentuk bulat seperti bola yang ditumbuhi bulu indah berwarna merah muda. Buah berbentuk polong dan pipih dengan ukuran sangat kecil.

Daun putri malu akan layu jika tersentuh. Namun, beberapa menit kemudian daun akan kembali membuka. Putri malu juga menguncup saat matahari terbenam dan merekah kembali ketika matahari terbit.

Meskipun terlihat sepele, ternyata tanaman putri malu sangat bermanfaat, lho! Akar tanaman ini sangat kuat. Karenanya, tanaman ini dapat menahan tanah dari erosi akibat hujan deras. Selain itu, beberapa bagian tanaman putri malu dapat dimanfaatkan untuk obat tradisional, misalnya untuk obat batuk, rematik, dan peradangan.

 

Baca Juga: Kemuning Indah dan Banyak Manfaat