Shalat dengan Menutup Mata

Shalat dengan Menutup Mata.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ustadz, saya mau bertanya, apakah boleh shalat dengan menutup mata untuk menjaga kekhusyukan? Jazakumullah khairan atas jawabannya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Baca juga: Berdosakah kalau mencontek dalam ujian?

 

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

Alhamdulillah, semoga Allah selalu memberikan hidayah dan taufik-Nya kepada kita.

Dik Raihan yang shalih, pertanyaan kamu sangat bagus. Semoga kamu dimudahkan menjadi anak yang shalih, karena selalu berusaha untuk shalat dengan khusyu’.

Setiap muslim wajib mendirikan shalat. Shalat yang bagus adalah yang dilakukan tepat waktu, berjamaah di masjid, dan khusyu’.

Shalat yang khusyu’ yaitu menyatukan perhatian, pikiran, dan hati kita hanya tertuju pada Allah. Tidak menoleh, melamun, atau mengantuk.

Shalat yang khusyu’ adalah salah satu sifat orang-orang yang beriman, sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala;

“Sesungguhnya beruntunglah orangorang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya.” (QS. Al-Mukminun: 1-2)

Bolehkah memejamkan mata agar lebih khusyu’?

Salah satu sunnah dalam shalat adalah mengarahkan pandangan pada tempat sujud. Ini artinya, shalat dilakukan dengan mata terbuka, tidak terpejam.

Namun, adakalanya di depan kita banyak benda, gambar, atau tulisan yang dapat mengalihkan perhatian dan mengganggu kekhusyukan. Jika demikian, bolehlah sesekali memejamkan mata untuk menjaga konsentrasi. Tapi ingat, jangan memejamkan mata sepanjang shalat karena dikhawatirkan timbul rasa kantuk.

Jadi, memejamkan mata boleh dilakukan jika kita merasa terganggu dengan pemandangan di sekitar. Sebaiknya, berusaha semampunya untuk tetap khusyu’ dengan mata tetap terbuka, tidak terpejam.

Wallahu a’lam…