Apa Hukum Tidak Shalat?

tidak shalat

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ustadz, saya mau tanya, apa hukumnya jika tidak melaksanakan shalat dikarenakan lupa, tidur, dalam perjalanan jauh, dan darurat (gempa bumi, tsunami, dll)? Mohon dijawab ya, Ustadz!

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

(Fauzan Garut, Jawa Barat)

 

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

Dik Fauzan yang shalih, shalat adalah kewajiban bagi setiap muslim. Shalat fardhu lima waktu harus dikerjakan dalam keadaan apapun, selama kita masih sadar. Meninggalkan shalat secara sengaja adalah dosa besar, meskipun dalam keadaan darurat.

Jika kamu tertidur hingga lewat waktu shalat, maka segeralah mengganti shalat (qadha) pada saat kamu terbangun. Jika dalam perjalanan, kamu bisa shalat secara jama’ (menggabungkan dua shalat dalam satu waktu) dan qashar (meringkas jumlah rakaat shalat). Jika kesulitan untuk bersuci dengan air, kamu bisa tayamum menggunakan debu yang suci. Tata caranya pernah dimuat di majalah Adzkia beberapa edisi yang lalu. Kamu bisa menanyakannya secara lebih jelas kepada ustadz di sekolahmu.

Begitu pun saat terjadi bencana, shalat tetap harus ditegakkan. Meskipun tidak sebaik saat kondisi aman. Misalnya, shalat dengan pakaian seadanya, asalkan menutup aurat. Shalat di tempat yang kurang bersih, tetapi suci dari najis.

Justru saat bencana, kita harus lebih mendekat kepada Allah. Memanjatkan doa, memohon pertolongan dan kekuatan kepada Allah.

Wallahu a’lam…